Apa Boleh Makan Nanas Jika Mengidap Maag

Senin, Januari 14, 2019 pada , | Beri komentar
Apa Boleh Makan Nanas Jika Mengidap Maag

Katanya, kalau punya maag, kita mesti pilah-pilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Pasalnya, tidak semua makanan aman bagi orang dengan penyakit maag. Lantas, bagaimana dengan nanas? Pengidap maag boleh makan nanas atau tidak, ya?

Sebenarnya, maag itu bukan suatu penyakit melainkan kumpulan dari berbagai gejala yang berkaitan dengan masalah pada saluran pencernaan. Mulai dari perut kembung, mual, hingga sakit perut.

Jika timbul sensasi rasa panas di perut tersebut, biasanya disebabkan oleh meningkatnya jumlah asam pada lambung. Lambat laun, asam lambung bisa saja naik kembali ke kerongkongan (esofagus), sehingga menimbulkan sensasi seolah terbakar sampai ke dada (heartburn).

Kondisi ini kerap dikenal sebagai refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Munculnya rasa panas seperti terbakar di dada merupakan “ulah” sfingter (lingkaran otot) kerongkongan bagian bawah yang terbuka.

Ketika sfingter terbuka, otomatis asam yang naik dari lambung dapat dengan mudah lolos dan bergerak sehingga menimbulkan perut jadi tidak nyaman.

Jika kamu punya dan sering mengalami maag, refluks asam lambung, GERD, maupun penyakit lainnya yang berkaitan dengan sistem pencernaan, kamu tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan dan minuman.

Bukan tanpa alasan, karena beberapa makanan dan minuman tertentu dapat memicu naiknya asam lambung kembali ke dada dan kerongkongan. Itulah mengapa setiap penderita maag dan gangguan pencernaan, sebaiknya menghindari makanan yang terlalu asam karena dapat membuat gangguan pencernaan tersebut kambuh kembali.

Singkatnya, kemungkinan penderita maag boleh makan nanas tentu sangatlah kecil, mengingat kondisi sistem pencernaannya yang tidak mendukung.

Mengapa demikian?

Dalam skala pH, angka 7 merupakan batasan pH normal atau netral. Sementara untuk skor di bawah 7 sudah tergolong asam, dan di atas 7 sudah bersifat basa. Bagaimana dengan nanas?

Nanas termasuk salah satu jenis buah-buahan yang bersifat asam. Itu sebabnya, nanas memiliki skor pH di antara angka 3-4. Namun, nanas bukanlah satu-satunya buah asam yang harus kita hindari bila memiliki gangguan pencernaan.

Buah-buahan seperti jeruk, lemon, serta tomat juga tergolong memiliki pH asam, yang sebaiknya dihindari guna mencegah naiknya asam lambung.

Meski begitu, tidak semua pengidap gangguan pencernaan seperti maag, refluks asam lambung, dan GERD selalu mengalami kekambuhan gejala setiap kali makan nanas dan buah asam lainnya.

Akan tetapi, alangkah lebih baiknya untuk tetap menghindari buah-buahan dengan rasa kecut atau asam jika tidak ingin gejala maag dan asam lambung kambuh tiba-tiba.

Kuncinya, terapkan gaya hidup sehat

Supaya gejala maag dan refluks asam lambung tidak gampang kambuh, perhatikan makanan apa saja yang dikonsumsi. Selain makanan asam, makanan yang terlalu pedas, berlemak, dan berkafein juga tidak dianjurkan.

Sebagai gantinya, penuhi asupan gizi harian dari sumber makanan tinggi serat seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, serta buah-buahan yang tidak asam.

Misalnya pisang, apel, semangka, pepaya, melon, dan lainnya. Jangan lupa, pastikan jam makan senantiasa teratur setiap harinya. Kondisi perut yang kosong bisa memicu asam lambung naik sehingga menimbulkan berbagai gejala gangguan pencernaan.

0 komentar:

Posting Komentar